Siksa Api Neraka

Siksa Api Neraka

Siapa pun yang mematuhi perintahnya dan meninggalkan larangannya, maka Tuhan menjanjikannya surga dan menyelamatkannya dari siksaan api neraka. Sumber : berdoa.co.id

Inilah hadits tentang kewajiban untuk melaksanakan perintahnya dan meninggalkan larangannya.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu berkata:

“Aku telah mendengar Utusan Allah, apa pun yang melarangmu, kemudian pergi jauh. Dan apa pun yang aku perintahkan kepadamu, lakukan apa yang kau bisa. Faktanya, apa yang menghancurkan orang-orang di depanmu hanyalah karena mereka bertanya kepada banyak dari mereka dan bertanya kepada mereka nabi. “[HR. Bukhari dan Muslim].

Dari hadits di atas Rasulullah ia memerintahkan umatnya untuk melaksanakan perintahnya dan meninggalkan larangan melarikan diri dari siksaan api neraka.
Tingkat neraka

Panasnya siksaan neraka memiliki 7 level. Dalam Alquran telah dijelaskan pada berbagai tingkatan neraka, dari yang paling ringan sampai yang paling panas.

Ketujuh level neraka ini diciptakan oleh Allah untuk memberi kompensasi kepada orang-orang atas dosa-dosa mereka di seluruh dunia.
Berikut adalah 7 level neraka berdasarkan panasnya api.

Siksa Api Neraka

  1. Neraka Neraka

Neraka Neraka adalah neraka tingkat tertinggi. Neraka neraka adalah siksaan teringan di neraka untuk menghukum orang yang telah melakukan dosa kecil atau dosa besar di seluruh dunia.

  1. Neraka Salah atau Neraka Luza

Neraka Ladhoh adalah neraka tingkat kedua. Neraka Ladhoh untuk menghukum mereka yang menolak agama.

  1. Hellfire, Hathamah

Hellfire adalah neraka tingkat ketiga. Api neraka untuk menghukum orang-orang yang duniawi selama sisa hidup mereka dan melupakan ibadah.

  1. Hellfire

Neraka Zair adalah neraka tingkat keempat. Hellfire adalah untuk menghukum mereka yang tidak ingin membayar sedekah atau mengeluarkan zakat tetapi tidak memenuhi kewajiban mereka.

  1. Sahkhor atau Saqru Hell

Neraka Sakhor atau Saqru adalah neraka tingkat kelima. Hellfire adalah untuk menghukum mereka yang tidak berdoa dan mereka yang tidak menyembah apa pun selain Allah.

  1. Hellfire

Neraka Neraka adalah neraka tingkat keenam. Neraka untuk menghukum umat, kafir, pezina, pemabuk dan melakukan apa yang dilarang oleh Allah.

  1. Neraka Hawiyah

Neraka Hawiyah adalah neraka dari tingkat ketujuh atau lebih rendah. Neraka neraka adalah siksaan neraka yang menghukum orang yang mati tanpa iman dan Islam.

Dari setiap tingkat neraka dari tingkat pertama hingga ketujuh ada perbedaan hukuman.

Tingkat pertama Neraka adalah obor teringan di neraka, meskipun panasnya neraka adalah obor 1000 kali panas dunia.

Coba lihat dan baca: Yasin Letters

Ilustrasi penyiksaan Hellfire

Dari tingkat neraka yang dijelaskan di atas, neraka pertama neraka adalah siksaan neraka yang paling ringan. Panasnya neraka diperkirakan 1000 kali panasnya api di dunia.

Siksaan api neraka begitu besar, dikatakan sedemikian rupa sehingga manusia akan mencapai dan berbuat baik di dunia dan meninggalkan larangannya.

Utusan Allah (saw) berkata:

“Siksaan neraka sekecil apa pun pada Hari Penghakiman adalah seorang pria yang memiliki dua bara api yang diletakkan di atas kedua kakinya dan otaknya direbus untuk ini. Dia melihat bahwa tidak ada orang lain yang lebih berat dari dia. Tetapi siksaan mereka itu lebih ringan. di antara mereka. “(HR. Bukhari Muslim).

Dari uraian kata-kata Nabi ini jelas bahwa api neraka benar-benar panas.

Sekalipun api neraka diletakkan di kaki seseorang yang dihukum, ia masih bisa membakar otak Anda. Sementara otak berada di kepala, itu jauh dari telapak kaki.

Itu adalah siksaan mengerikan dari neraka yang berapi-api. Hanya siksaan neraka sekecil apa pun yang dapat membakar otak, sehubungan dengan hukuman bagi mereka yang melakukan dosa besar.

Hukuman untuk dosa manusia sangat bermanfaat bagi mereka yang tidak mematuhi perintahnya dan meninggalkan larangannya. Hukuman Allah sangat menyakitkan dan semua tindakan manusia di dunia akan mendapat hadiah. Bagi mereka yang mematuhi perintahnya dan meninggalkan larangannya, mereka akan menerima hadiah di surga.