Tips Bisnis Rental Mobil dengan Modal Kecil

Tips Bisnis Rental Mobil dengan Modal Kecil

Saat ini ada begitu banyak orang yang membutuhkan mobil sebagai alat penghidupan. Salah satunya adalah menjadi driver atau driver online. Ini telah menjadi peluang baru bagi pengusaha persewaan mobil. Bagi Anda yang hanya ingin terjun ke bisnis ini. Cobalah ikuti beberapa tips untuk memulai bisnis penyewaan mobil dengan modal kecil di bawah ini.
Sumber : rental mobil lampung

Tips Bisnis Rental Mobil dengan Modal Kecil

Pilih mobil yang tertarik

Memulai bisnis penyewaan mobil berarti Anda harus menyewa mobil. Sebelum membeli mobil, cobalah memilih jenis mobil yang paling banyak diminta oleh pelanggan di wilayah Anda. Pelanggan sewa mobil biasanya lebih suka mobil jenis MPV yang dapat mengangkut banyak orang dan juga memiliki bahan bakar murah. Mobil yang paling populer biasanya seperti Avanza, Xenia, Innova, Gran Max dan sebagainya. Setelah memilih mobil yang ingin Anda beli, tentukan harga sewa mobil berdasarkan jenis mobil.

Hindari membeli mobil bekas

Sekalipun harganya jauh lebih murah, hindari membeli untuk memulai bisnis penyewaan mobil. Dengan memilih mobil baru, bisnis Anda akan menjadi lebih bernilai bagi pelanggan dan membuat pelanggan lebih aman dan nyaman. Tidak hanya itu, memilih mobil baru juga mengurangi biaya perawatan. Bisakah Anda bayangkan berapa banyak uang yang harus Anda keluarkan untuk merawat mesin mobil bekas? Tentunya lebih mahal daripada membeli mobil baru.

Beli mobil secara kredit

Jika membeli mobil baru dianggap mahal dan Anda tidak memiliki cukup modal, Anda dapat membeli mobil secara kredit. Untuk cicilan angsuran, Anda dapat mengambil sebagian dari pendapatan sewa mobil. Dengan cara ini, Anda tidak akan dikenakan cicilan bulanan. Namun, jika Anda memiliki modal yang cukup untuk membeli mobil baru, tidak ada yang salah dengan membeli mobil secara tunai.

Buat syarat dan ketentuan untuk penyewaan mobil

Bisnis penyewaan mobil adalah salah satu kegiatan yang menghadirkan risiko signifikan, misalnya mobil yang tidak dikembalikan. Untuk menghindari hal ini, perlu memasukkan peraturan perusahaan yang ketat tentang penyewaan mobil. Anda dapat meminta pelanggan Anda untuk meninggalkan KTP, SIM atau identitas mereka lainnya dan menandatangani kontrak sewa yang ditandatangani oleh pelanggan. Anda juga dapat menghindari risiko ini dengan memberikan jaminan tertentu seperti memasang GPS di mobil untuk mendeteksi keberadaan mobil.

Daftarkan mobil ke perusahaan asuransi

Risiko lain yang dapat terjadi pada awal kegiatan ini adalah kerusakan yang disebabkan oleh kecelakaan, orang hilang, bencana alam dan sebagainya. Untuk menghindari risiko ini, coba gunakan asuransi untuk mobil yang Anda sewa. Dengan mendaftarkan mobil ke perusahaan asuransi, biaya kerusakan mobil akan ditanggung oleh asuransi.